mrapat.id

Tergiur Emas Gaib, Warga Karanganyar Jadi Korban Penipuan

mrapat.id – Siapa yang tak tergiur, emas seberat 2 kilogram didapatkan dengan hanya membayar mahar beberapa puluh juta saja. Adalah SAM (63 tahun) warga Binangun Kecamatan Karanganyar yang terpedaya setelah diperlihatkan koin emas bergambar Soekarno oleh tersangka WG (58 tahun). Korban kemudian dijanjikan akan mendapat 2 kilogram emas dengan membayar mahar Rp.18.790.000 dan kembang tujuh rupa. Mahar itu merupakan syarat membebaskan penunggu emas gaib.

Dalam aksinya, WG melakukan ritual gaib di rumah korban. Pada Hari Jum’at, 27 Desember 2019, WG memberi bungkusan mori. SAM diberikan perintah oleh pelaku untuk membuka bungkusan kain mori pada Hari Jum’at, 7 Februari 2020. Saat bungkusan kain putih dibuka, terlihat benda batangan berwarna kuning mirip emas. Setelah di cek oleh korban, ternyata hanyalah logam kuningan. Merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian.

Berdasarkan keterangan Kapolres kebumen, AKBP Rudi Cahya, Jum’at (14/2), tersangka ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Karanganyar. Penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi tersangka kembali lagi ke rumah korban pada tanggal 12 Januari 2020. Hasil penangkapan, diamankan pelaku beserta barang bukti berupa 2 batangan berwarna kuning emas bertuliskan UNION BANK SWITZERLAND LM 999.9 UL.2743 panjang 17,5, lebar 4 cm, serta satu buah koin berwarna kuning emas depan bergambar Soekarno dan belakang bergambar Pancasila.

Rudy menambahkan, “Kasus ini masih dikembangkan, sampai sekarang ini baru satu korban yang melaporkan ke pihak Kepolisian Kebumen tentang modus operandi kasus ini.  Apabila ada masyarakat yang menjadi korban penipuan, segera melapor ke kami. Karena hal semacam ini cukup  meresahkan masyarakat”.

Tersangka telah melanggar pasal 378 KUHP yang berbunyi “Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun”. (M34)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *