<script data-ad-client="ca-pub-9852753218845547" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
mrapat.id

Kebumen Potensial Menjadi Destinasi Weekend-getaway

Mrapat.id – Istilah weekend getaway beberapa tahun belakangan semakin marak di kalangan profesional muda kota-kota besar. Maknanya kira-kira adalah liburan singkat di akhir pekan. Irama kerja yang penuh tekanan dan gaya hidup serba cepat menimbulkan kebutuhan untuk menyeimbangkan diri. Akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk mendapatkan suasana baru yang lebih segar meski sesaat.

Secara tradisional, tempat plesir masyarakat ibukota adalah kawasan Puncak, Bogor. Namun seiring membaiknya sarana transportasi dan gencarnya daerah-daerah wisata berpromosi, opsi destinasi pun semakin berkembang. Daerah-daerah yang semula tak populer justru diburu sebagai tujuan wisata akhir pekan.

Bramantyo Sakti, CEO Triptrus, salah satu marketplace wisata terbesar di Indonesia mengungkapkan bahwa Kebumen memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi weekend getaway. Dengan jarak tempuh hanya enam jam dengan kereta, Kebumen secara jarak sangat ideal menjadi  destinasi liburan akhir pekan. Para pekerja muda bisa berangkat jumat malam usai kerja, dan kembali ke Jakarta Minggu sore.

Namun Bramantyo memberi penekanan perlunya sinergi para pelaku wisata di Kebumen. Ini diperlukan mengingat Kebumen tidak memiliki atraksi tunggal yang cukup wow.

“Untuk dapat menjadi destinasi andalan, pariwisata Kebumen harus dikembangkan secara terpadu hingga satu dan lain dapat saling melengkapi. Secara potensi Kebumen mesti optimis karena di sini ada wisata pantai, alam pegunungan dan wisata bertema pedesaan,” ujar Bramantyo.

Ditegaskan pula oleh Bramantyo bahwa pengelola wisata mesti peka terhadap kebutuhan wisatawan saat ini. Selain pemandangan yang indah, wisatawan sangat membutuhkan suasana dan pengalaman yang mengesankan. Untuk itu sudah tidak saatnya lagi destinasi hanya mengandalkan keindahan tempat. Produk dan fasilitas pendukung seperti kuliner, budaya dan toilet mesti juga masuk perencanaan pengelolaan destinasi.

Diwawancarai di kesempatan terpisah, pengelola wisata Pantai Surumanis, Siman mengakui, semakin meningkatnya pengunjung ibukota di akhir pekan. Karena itu sejak awal tahun lalu, Surumanis juga mengembangkan produk pendukung seperti makanan khas lokal dan paket wisata camping.

“Ternyata adanya produk tambahan ini membuat pengunjung lebih betah di Surumanis. Bahkan untuk paket camping sudah diminati komunitas-komunitas luar kota” pungkas Siman. (M32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *