mrapat.id

Ini Empat Isu Strategis Pengawasan Pilkada Kebumen 2020

Mrapat.id – Tahun ini adalah tahun politik bagi Kebumen. Pasalnya, pada 2020 ini, Kebumen laksanakan Pilkada serentak. Bawaslu sebagai penghadang kecurangan proses Pilkada mulai ancang-ancang mengawasi gerak-gerik pesertanya.

Pada pemaparan Diseminasi Hasil Indeks Kerawanan Pemilu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020, kemarin (10/3). Bawaslu Kebumen menekankan pada empat isu strategis, yakni potensi keberpihakan aparat pemerintahan, politik transaksional, penyebaran isu hoax, dan ketidakakuratan daftar pemilih tetap yang terdapat di basis data.

“Menurut data, angka kerawanan yang paling tinggi berasal dari capaian partisipan sebesar 65,15, dimensi kontestasi sebesar 43,98, diikuti dimensi sosial politik sebesar 44,32, dan dimensi pemilihan yang bebas dan adil (DPBA) 42,60,” ungkap Kordiv. Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Komisioner Bawaslu Kebumen, Badruzzaman.

Dalam rilis tersebut, Bawaslu Kebumen juga menyoroti mengenai masih rendahnya partisipasi masyarakat Kebumen dalam Pemilu. Sejarah Pemilu dan Pilbup dari 2015 serta Pilgub 2018, kata Badruzzaman, partisipasinya belum mencapai target nasional, yakni masih di bawah 65 persen.

“Ini pekerjaan rumah bagi kita semua,” tandasnya. (CM34)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *