<script data-ad-client="ca-pub-9852753218845547" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
mrapat.id

Dana BOS Afirmasi 2019 Kebumen Belum Sepenuhnya Terserap

Mrapat.id – Dana BOS Afirmasi pada 2019 sebesar Rp 11,5 Milyar belum terserap habis. Masih sekira 50 persen tersisa. Pasalnya, pihak penyedia jasa kehabisan stok. Ini disebabkan sekolah membeli barang yang sama secara bersamaan.

“Kalau dana yang sudah terserap sekitar 50 persen. Sementara 50 persennya lagi masih belum sepenuhnya teserap di tahun 2020 ini,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen, Amirrudin, Selasa (18/8) saat ditemui Mrapat.id di ruangannya.

Diketahui, dana BOS Afirmasi digunakan untuk membantu kegiatan operasional sekolah, serta mendukung kegiatan yang belum tercukupi Dana BOS Reguler.

Berkaitan dengan nama-nama sekolah yang mendapat Dana BOS Afirmasi merupakan kewenangan pemerinah pusat. Dana BOS Afirmasi diberikan kepada 152 sekolah di Kebumen dengan kategori sekolah yang berada di wilayah 3T, yakni tertinggal, terpencil, dan terluar. Sekolah penerima BOS Afirmasi meliputi 148 sekolah dasar (SD), sedangkan sisanya empat sekolah menengah pertama (SMP).

Amirrudin menambahkan, pembelanjaan untuk 50 persen yang belum diserap menurut aturan terbaru Tahun 2020 boleh dibelanjakan barang lain. Dana BOS Afirmasi dapat digunakan sekolah seperti pembelanjaan disinfektan, hand sanitizer, thermogun, masker, kouta, dan yang lain.

“Intinya untuk pencegahan Covid 19. Kemudian, RABPS tahun ajaran baru sudah disetorkan kepada kami. Saya belum tahu apakah sudah ada rencana penggunaan dana yang 50 persen itu untuk belanja pencegahan Covid 19 atau tidak. Soalnya belum dicek,” pungkasnya. (CM35)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *