<script data-ad-client="ca-pub-9852753218845547" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
mrapat.id

Senyum Runtikah, Nenek Sebatang Kara Asal Ambal

Mrapat.id – Miris perjalanan hidup Runtikah, nenek yang saat ini berusia lebih dari 80 tahun asal Ambal, Kebumen. Saat muda, ia, suami, dan anaknya mengadu nasib di ibu kota. Selama di Jakarta, Runtikah dan suaminya bekerja keras demi menyambung kebutuhan. Bertahun-tahun menjadi perantauan, kondisi hidup tak kunjung membaik.

Beban ekonomi kian bertambah. Runtikah, suami, dan anaknya hidup dalam keterbatasan. Di tengah himpitan yang mendera, buah hati Runtikah dan suaminya meninggal. Saat kejatuhan paling berat dalam hidup itu, Runtikah dan suami memutuskan untuk pulang ke Kebumen, tepatnya di Kecamatan Ambal.

Tak disangka, setelah sampai di kediaman, bukan membangun kembali biduk rumah tangga yang goyah paska ditinggal anak kesayangan. Justru, sang suami meninggalkan Runtikah seorang diri tinggal di rumah tak layak huni.

Berpuluh-puluh tahun, Runtikah hidup sebatang kara serba kekurangan. Uluran belas kasih tetangga menjadikan ia tetap bertahan. Namun, Sang Pencipta masih begitu sayang padanya. Di usia yang telah senja kini, Runtikah dapat merasakan sedikit kenyamanan. Dimulai dari rumah baru yang saat ini bisa ia tinggali. Hasil aksi sosial Sedulur Kebumen. Bantuan lain pun deras mengalir untuknya. Setidaknya, di umur yang telah uzur tersebut, Runtikah dapat sedikit mencicipi ketenangan hidup.

“Mbah Runtikah sudah semenjak 1977 sendiri di rumah. Dulu dia sempat kerja di Jakarta, namun setelah anaknya meninggal Mbah Runtikah dibawa pulang suaminya ke sini, dan kemudian ditinggalkan,” ujar Penggerak Sedulur Kebumen, Sugeng Budiawan, Selasa (25/8) sesaat setelah menyerahkan kunci rumah baru kepada Runtikah.

Sugeng mengatakan, Nenek Runtikah kehidupannya sangat memprihatikan. itu yang menjadikan Aksi Sosial Sedulur Kebumen bergerak membantu kehidupan Runtikah, “Semoga sedikit aksi kami, dapat menjadikan Mbah Runtikah tersenyum di usia senjanya,” harap Sugeng. (CM35)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *