<script data-ad-client="ca-pub-9852753218845547" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
mrapat.id

“Kembang Kempis” Pertumbuhan Industri di Kebumen

Mrapat.id – Pertumbuhan industri di Kabupaten Kebumen terus melorot, situasi pandemi covid-19 kian memperparahnya. Hanya sejumlah industri menengah yang mampu bertahan. Kemudian, untuk industri berkategori besar terdata hanya ada tiga di Kebumen.

“Memang sektor industri di Kabupaten Kebumen menurun semenjak pandemi. Kita tidak bisa mengelak dari efek pandemi ini,” ungkap Kasi Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kebumen, Guruh kepada Mrapat.id hari ini (7/9).

Di antara sektor industri yang mampu bertahan di kondisi pandemi, hanya Gula Semut. Gula Semut Kebumen memang menjadi primadona bagi pecinta minuman dan makanan manis. Bahkan, menurut Guruh, Gula Semut sudah diekspor ke luar negeri.

“Gula Semut sebenarnya satu-satunya yang bisa bertahan di kondisi pandemi. Pasalnya, Gula Semut yang konsumsi itu dari luar negeri,” jelas Guruh.

Di sisi lain, menurut Guruh, Kebumen belum siap jadi wadah bagi industri besar. Dia menerangkan, hingga saat ini calon wilayah industri yang berada di Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, seluas 50 hektar tak kunjung mendapat ijin.

“Industri besar butuh wilayah yang luas untuk mengambangkan berbagai komponen pendukungnya. Sementara Kebumen belum mempunyai wilayah yang representatif seperti itu. Sehingga banyak investor industri besar mempertimbangkan benar untuk masuk ke Kebumen,” papar Guruh.

Pihaknya menyampaikan bahwa di waktu mendatang, jalan dan pelabuhan besar sangat dibutuhkan. Infrastruktur pendukung memang menjadi entitas lain yang perlu diperhatikan, selain kawasan industri. (CM35)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *