<script data-ad-client="ca-pub-9852753218845547" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
mrapat.id

Inflasi Terparah 20 Tahun Terakhir, Upah Pekerja Kebumen Terancam Diturunkan Tahun Depan

Mrapat.id – Terhitung tujuh bulan sudah pandemi Covid-19 menyerang. Sektor ekonomi menjadi bagian paling terdampak. Di Kebumen tercatat mengalami inflasi terburuk sepanjang 20 tahun terakhir, yakni 1,32. Selain itu, laju perekonomian turun 5,32 persen. Ini pertanda buruk bagi warga Kebumen, paling parah tentu memberikan dampak kepada golongan ekonomi masyarakat menengah ke bawah.

Masyarakat akan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di sisi lain, pendapatan bagi para pekerja pun akan terpengaruh. Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kebumen terancam turun. Menurut Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kebumen, Akif Fatwal Amin, merujuk pada PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan, dengan kondisi demikian, dapat dipastikan UMK Kebumen pada 2021 akan diturunkan.

“Laju perekonomian di Kebumen selama dua kuartal pertama di tahun 2020 ini beruntun turun, dan bisa dipastikan kuartal ketiga dan keempat juga akan turun. Dunia pekerja akan sangat berdampak. Ini karena UMK Kebumen terancam turun pada tahun depan,” ungkap Akif, Rabu (9/9) saat dihubungi Mrapat.id.

Diketahui, tahun ini UMK Kebumen sebesar Rp 1.835.000. Akif menyatakan akan memperjuangkan minimal pada 2021 nilainya sama, “Kami akan mendorong pemerintah Kabupaten Kebumen untuk mengeluarkan kebijakan tidak menurunkan UMK tahun depan. Syukur-syukur dinaikkan, kalau tidak, minimal ya sama dengan tahun ini,” tegasnya. (M33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *