mrapat.id

Bawaslu: “PNS Ikut Kampanye, Bisa Dipecat!”

Mrapat.id – Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Kebumen tengah dalam tahap kampanye. Bawaslu menekankan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus diawasi, pasalnya secara regulasi tidak diperbolehkan untuk berpihak kepada pasangan calon (paslon) kepala daerah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kebumen, Arif Supriyanto menjelaskan, ASN yang kedapatan ikut kampanye akan dikenai sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (Permen) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Sanksi terberat, kata Arif yakni diberhentikan dengan tidak hormat.

“Kami mengawasi proses Pilkada, agar berjalan secara demokratis, jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia. Terkait, apabila ada ASN yang terlibat dalam politik praktis, kami akan memprosesnya. Setelah itu, kami melimpahkan kepada Komisi ASN,” tegas Arif, beberapa waktu lalu, kepada Mrapat.id.

Sementara itu, mantan Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Teguh Purnomo menerangkan, potensi keterlibatan ASN dalam Pilkada sangat tinggi. Menurutnya, hal itu, karena kedekatan mereka dengan penguasa. Maka dari itu, menurut Teguh, pengawas Pemilu harus sigap mendeteksi gejala tersebut.

“Jadi ketika ada ASN yang tidak netral, mereka bisa diproses oleh pengawas Pilkada. Kemudian direkomendasikan kepada Komisi ASN, agar Komisi ASN merekomendasikan sanksi. Terakhir, diteruskan kepada Pembina Kepegawaian yang bersangkutan untuk diberi sanksi,” terang Teguh. (CM35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *