mrapat.id

Pro Kontra UNS: Bupati Akan Ajak Dialog Siapapun, Asalkan Terang-terangan!

Mrapat.id – Satpol PP Kebumen copot spanduk di sejumlah tempat, yang bertuliskan ketidakpuasan terhadap keputusan Bupati, terkait kebijakan menghibahkan eks. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebumen kepada Universitas Sebelas Maret (UNS). Spanduk tersebut mengatasnamakan Aliansi Kebumen Sejahtera dan Forum Masyarakat Kebumen Peduli.

Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz tidak mempermasalahkan bagi sekelompok masyarakat yang berbeda pandangan dengan kebijakan Pemerintah Daerah Kebumen. Namun, baiknya menurut Yazid, bagi yang tidak setuju, dapat menemuinya kemudian berdialog.

“Semua harus terbuka dan dibicarakan dengan cara yang baik. Kalau ingin Kebumen lebih maju dan sejahtera kita harus berani berubah ambil keputusan ke arah yg lebih baik. Kalau tidak berani, ya kita akan ditinggal,” ungkap Yazid saat dihubungi Mrapat.id hari ini (12/10).

Sementara itu, Kasatpol PP Kebumen, Agung Pambudi menjelaskan, spanduk kritikan tersebut tidak berizin dan berada di tempat yang tidak semestinya.

“Pemasangan spanduknya melanggar Perda 4 Tahun 2020 tentang Tibum dan Tranmas,” ungkap Agung.

Dari informasi yang dihimpun Mrapat.id, terdapat 18 titik spanduk yang ditertibkan, termasuk yang terpasang di area pagar Sekretariat Daerah, gedung DPRD Kebumen, dan BPKAD Kebumen. (CM35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *