mrapat.id

DPRD Kebumen Tak Setuju Bupati Hibahkan Aset Pemkab kepada UNS

Mrapat.id – Paska Bupati Kebumen menghibahkan aset pemerintah kabupaten (Pemkab) Kebumen, berupa eks. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebumen kepada Universitas Sebelas Maret (UNS) beberapa waktu lalu. DPRD Kebumen memanggil Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait, kemarin (12/10).

Ketua DPRD, Sarimun mengatakan, intinya pihak DPRD Kebumen menolak dan tidak mendukung kebijakan yang dibuat Bupati Kebumen, “Intinya kami menolak,” kata Sarimun saat dihubungi Mrapat.id, hari ini (13/10).

Dalam rapat tersebut, DPRD Kebumen meminta Pemkab untuk fokus terhadap pengentasan kemiskinan, memprioritaskan kepentingan rakyat, dan bekerja sesuai regulasi, agar tidak terlibat kegiatan merugikan masyarakat, khususnya terhadap aset aset Pemkab Kebumen.

Seperti diketahui, tanah bekas RSUD Kebumen seluas 2,7 hektar di Kampung Bojong Kelurahan Panjer, yang sudah beberapa tahun mangkrak, menurut rencana akan dimanfaatkan untuk pengembangan kampus UNS di Kebumen. UNS menargetkan mulai menerima mahasiswa baru di eks. RSUD Kebumen tahun depan.

Sementara itu, dalam rilis resminya, Bupati Kebumen, Yazid Mahfudz menyatakan, hadirnya UNS di Kebumen diharapkan membawa manfaat meningkatkan SDM Kebumen.

“Kondisi SDM di Kebumen belum cukup baik. Angka pengangguran masih cukup tinggi, 80 persen tamatan SMP dan SMA. Ini menjadi beban pemerintah daerah,” jelas Yazid.

Terkait aset daerah bekas RSUD yang akan menjadi Kampus UNS, Yazid menerangkan, saat ini kondisinya semakin rusak. Selain itu, selama ini aset tersebut selalu menjadi temuan (idle) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), karena belum dimanfaatkan.

“Alangkah baiknya tempat itu dimanfaatkan untuk pendidikan dalam upaya membangun SDM Kebumen,” tandasnya. (CM35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *