mrapat.id

Banjir Kebumen: Ribuan Hektar Lahan Pertanian Rusak

Mrapat.id – Selama dua hari, banjir melanda 26 Desa di 7 Kecamatan di Kebumen. Akibatnya, ribuan hektar lahan pertanian warga rusak. Terdata 3010 hektar tanaman kacang hijau, 107 hektar tanaman padi, 243 hektar tanaman kedelai, 50 hektar tanaman jagung terendam air.

Menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Ifah Isnatul Banat, kerusakan lahan pertanian bisa bertambah seiring data terbaru dari penyuluh pertanian di setiap kecamatan terdampak.

“Untuk tanaman kedelai sekitar 243 hektar. Masing-masing ada di Kecamatan Kuwarasan dan Ayah. Sedangkan tanaman jagung yang rusak sekitar 50 hektar berada di Kecamatan Ayah. Data tersebut akan berubah seiring update terbaru dari para penyuluh,” ungkap Ifah, Rabu (28/10).

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Distapang Kabupaten Kebumen, Ana Marahastuti menjelaskan, kerusakan tanaman akibat banjir selama dua hari lalu (26-27/10) mengakibatkan lahan pertanian warga rusak.

“Kita akan membantu mereka yang terdampak banjir kemarin. Untuk sekarang kami masih menginventarisir kerusakan yang ada,” ungkap Ana, kepada Mrapat.id.

Diketahui, lahan pertanian yang rusak berada di Kecamatan Alian, Bonorowo, Kebumen, Buayan dan Kutowinangun untuk tanaman padi. Sedangkan tanaman kacang hijau berada di Kecamatan Buayan, Sruweng, Kuwarasan, Ayah dan Adimulyo.

Saat ini, Distapang Kebumen tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti bencana banjir yang rugikan para petani.

Rencananya, dalam waktu dekat Distapang akan menyalurkan bantuan kepada para petani yang terdampak banjir secara langsung. (CM35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *