mrapat.id

50 Persen Lebih Perusahaan di Kebumen Tidak Implementasikan K3

Mrapat.id – Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dinilai belum menyeluruh dilakukan perusahaan-perusahaan di Kebumen.

Pasalnya, menurut Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kebumen, Akif Fatwal Amin, perusahaan yang baru mengimplementasikan K3 belum mencapai lima puluh persen.

“Dari pantauan kami, di Kebumen sendiri belum ada lima puluh persen yang mengimplementasikan K3,” ungkap Akif beberapa waktu lalu kepada Mrapat.id.

Akif berujar, pihak-pihak terkait seharusnya bergerak untuk menertibkan kekacauan tersebut. Ia juga menyinggung soal upah minimum yang perlu dimonitoring kembali.

“Seharusnya sejumlah pihak, dari otoritas perusahaan, perwakilan pekerja, dan pemerintah duduk bersama dalam hal ini,” tandas Akif.

Sementara itu, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerkukm) Kabupaten Kebumen memberikan keterangan bahwa memang beberapa perusahaan masih ada yang belum mempunyai sertifikat K3.

Kepala Disnakerkukm Kebumen, Kharisah, berujar, tidak punya kewenangan terkait sertifikat K3 tersebut. Pihak Disnakerkukm Kebumen, hanya fokus pada sosialisasi supaya perusahaan dan entitas lain bisa menerapkan K3.

“Kita tidak punya kewenangan untuk K3, itu wilayahnya provinsi. Tetapi untuk sosialisasi kami masih bisa melakukan,” ungkap Kharisah. (CM35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *