mrapat.id

Bertahan di Tengah Pandemi: Melatih Masyarakat Berkebutuhan Khusus Mandiri Ekonomi

Mrapat.id – Jemari lentik masyarakat berkebutuhan khusus menari-nari menggambar pola batik di atas lembaran kain putih. Mereka tak kalah lihai dengan orang sewajarnya.

Motif Sekar Jagat dan Kawung Jenggot terlihat indah dibalut dengan warna kombinasi gelap dan cerah khas Kebumen.

“Mereka memiliki kesempatan yang sama seperti yang lain. Mereka bisa mandiri, dan salah satu tugas kita untuk melatih mereka,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerkukm) Kabupaten Kebumen, Siti Kharisah di sela pelatihan membatik untuk kaum disabilitas beberapa waktu lalu.

Pelatihan tersebut diupayakan menjadi salah satu peluang bagi penyandang disabilitas di Kebumen, dapat membuka peluang usaha di tengah sulitnya perekonomian karena dampak pandemi.

“Saya berharap setelah pelatihan membatik ini selesai, peserta bisa terus membuat batik klasik khas Kebumen agar budaya batik klasik Kebumen tetap lestari dan semakin dikenal,” pungkas Siti.

Diketahui, Kabupaten Kebumen menjadi kota dengan tingkat kepedulian tinggi kepada kaum disabilitas. Selain itu, beberapa waktu lalu, Kebumen juga mendapat penghargaan kabupaten ramah anak. (CM35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *