mrapat.id

Permudah Administrasi Publik, Dindukcapil Kebut 100% Warga Kebumen Miliki E-KTP

Mrapat.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Kebumen mecatat, pada semester I 2020, jumlah penduduknya mencapai 1.394.038 jiwa. Sementara pada semester II jumlahnya telah bertambah menjadi 1.399.976 jiwa. Dari total keseluruhan penduduk pada semester II, Sebanyak 99,60 persen telah memiliki E-KTP.

Menurut Kepala Dindukcapil Kabupaten Kebumen, Makhemi menjelaskan, kedinasannya tengah mengebut agar 100 persen warga Kebumen miliki E-KTP. Meski demikian, terdapat sejumlah kendala dalam menyempurnakannya, diantaranya yaitu penduduk yang bekerja atau menempuh pendidikan di luar kota. Selain itu, santri yang mondok juga cenderung sulit untuk digerakkan membuat E-KTP karena merasa tidak membutuhkannya.

“Persentase penduduk Kebumen yang sudah memiliki E-KTP telah mencapai 99,60% dari total keseluruhan. Guna mencapai angka 100% seperti yang diharapkan KPU saat pilkada cukup sulit karena beberapa kendala. Namun, kami tentu tetap mengupayakan yang terbaik,” kata Makhemi saat ditemui Mrapat.id di kantornya, hari ini (08/02/2021).

Lebih lanjut, Makhemi menjelaskan, meksipun telah dilakukan gerakan jemput bola ke sekolah-sekolah dan para penyandang disabilitas, namun untuk mencapai persentase sempurna masih sulit. Kesadaran para pekerja atau pelajar yang berada di luar daerah masih menjadi pekerjaan rumah tersendiri.

Ketika disinggung terkait masalah pandemi, maka Makhemi menyatakan tidak ada masalah berarti. Selama work form home telah dilakukan pengefektifan waktu pendaftaran. Jika biasanya dibuka hingga pukul 14.00, maka sekarang dibatasi sampai pukul 12.00.

“Jika dibatasi hanya sampai pukul 12.00, maka diharapkan semuanya bisa bekerja lebih optimal. Dalam waktu sehari, semuanya diharapkan bisa selesai”, ujar Makhemi.

Pelayanan pembuatan E-KTP, kata Makhemi dapat dilakukan di tingkat kecamatan, Dukcapil, dan Mal Pelayanan Publik (MPP). Pembuatan tersebut mencakup rekam data dan pencetakkan. Namun, tidak semua kecamatan melayani pencetakkan.

“Sampai saat ini baru terdapat 13 kecamatan yang melayani perekaman dan pencetakkan. Meliputi, Prembun, Kutowaningun, Mirit, Ambal, Ayah, Buayan, Bulus Pesantren, Sruweng, Karanganyar, Gombong, Adimulyo, dan Karangsambung. Sisanya dilakukan secara bertahap,” pungkas Makhemi (CM39).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *